Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Balangan Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif Lewat P2P Daring 2025

Bawaslu Balangan Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif Lewat P2P Daring 2025

Paringin — Bawaslu Kabupaten Balangan mengikuti kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat peran serta masyarakat terhadap pengawasan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.

Pelaksanaan P2P Daring Tahun 2025 menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia. Melalui metode pembelajaran berbasis teknologi, kegiatan ini juga mendorong inovasi dalam pendidikan politik yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Balangan Eko Agus Saputra menyampaikan bahwa keikutsertaan Bawaslu Balangan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat kapasitas pengawasan partisipatif di daerah.

“Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami nilai-nilai dasar pengawasan pemilu, serta mendorong keterlibatan publik dalam menjaga integritas dan transparansi pemilu,” ujar Eko.

Rangkaian kegiatan P2P Daring Tahun 2025 dilaksanakan mulai akhir Oktober hingga awal November. Kegiatan meliputi pre-test, pembelajaran audio visual, modul pembelajaran daring, diskusi virtual, penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), hingga post-test dan sertifikasi bagi peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan.

Peserta dari Kabupaten Balangan yang terdaftar dalam program P2P Daring Tahun 2025 berasal dari berbagai organisasi dan komunitas, antara lain:

• PC PMII Balangan

• PC IPNU Balangan

• PC IPPNU Balangan

• HMI Komisariat Balangan

• BEM Universitas Sapta Mandiri

• Kwarcab Balangan

• KNPI Balangan

• MWC NU Juai

• Serta perwakilan dari eks staf Panwaslu Kecamatan

Keberagaman peserta dari berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap penguatan pengawasan partisipatif di Kabupaten Balangan.

Bawaslu Kabupaten Balangan berharap melalui pelaksanaan P2P Daring ini, semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam mengawal demokrasi, khususnya dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029 mendatang.

“Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pemilu yang berintegritas. Bawaslu akan terus berupaya mengedukasi publik agar terlibat secara sadar dan bertanggung jawab dalam pengawasan setiap proses demokrasi,” tambahnya.

Dengan terlaksananya P2P Daring Tahun 2025, Bawaslu Kabupaten Balangan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pendidikan politik partisipatif dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Balangan.