Dari P2P hingga Kehumasan, Jadi Fokus Rakor Bawaslu
|
Balangan – Upaya memperkuat kualitas pengawasan pemilu dan meningkatkan keterlibatan masyarakat terus dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi secara daring yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan dan diikuti Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan (24/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Balangan tersebut menjadi forum penting untuk membahas berbagai program strategis yang tengah berjalan maupun yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Sejumlah agenda menjadi fokus pembahasan dalam rapat, mulai dari evaluasi pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, perkembangan input data Partisipasi Masyarakat (Parmas), pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, hingga perkembangan kinerja kehumasan di masing-masing daerah.
Pada pembahasan Program P2P, peserta rapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan serta mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan pengawas partisipatif kepada masyarakat. Program ini dinilai penting sebagai sarana membangun kesadaran publik agar turut berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan kepemiluan.
Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya pengelolaan data Partisipasi Masyarakat secara tepat dan berkelanjutan. Data tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan upaya Bawaslu dalam mendorong keterlibatan publik dalam pengawasan pemilu.
Sementara itu, pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) turut menjadi perhatian utama. Melalui pengawasan yang dilakukan secara berjenjang, Bawaslu berupaya memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan sehingga dapat menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di bidang kehumasan, rapat membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas publikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Penguatan fungsi kehumasan dinilai penting sebagai upaya membangun transparansi, meningkatkan literasi kepemiluan, serta memperluas jangkauan informasi mengenai tugas dan fungsi pengawasan yang dilakukan Bawaslu.
Melalui rapat koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mengoptimalkan peran kehumasan dan partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan.