Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif Bersama Komisi II DPR RI
|
Barabai — Anggota Bawaslu Kabupaten Balangan menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan dan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang diselenggarakan Bawaslu bekerja sama dengan Komisi II DPR RI di MRK Coffee and Aspirations, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun budaya pengawasan partisipatif sebagai fondasi penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas dan berintegritas.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Komisi II DPR RI Dr. H. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., Tenaga Ahli Bawaslu Republik Indonesia Aprianti Marwah, Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, serta Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah H. Gusti Rosyadi Elmi, Lc.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, keterlibatan masyarakat pada setiap tahapan pemilu menjadi kunci untuk memastikan proses demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.
Ia juga menyampaikan bahwa demokrasi yang berkualitas akan melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Pemimpin yang memperoleh legitimasi melalui proses demokrasi yang berkualitas diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak positif bagi pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun sektor-sektor strategis lainnya,” ujarnya.
Memasuki sesi diskusi, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan Aries Mardiono bersama Tenaga Ahli Bawaslu RI Aprianti Marwah memaparkan strategi penguatan pengawasan partisipatif sekaligus mengajak masyarakat untuk menjadi bagian aktif dalam mengawal seluruh tahapan pemilu.
Aries menilai karakter masyarakat Kalimantan Selatan yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, adat istiadat, dan toleransi merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan kondusif.
“Kondisi yang kondusif tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah,” ungkapnya.
Bagi Bawaslu Kabupaten Balangan, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan pengawasan partisipatif di Kabupaten Balangan. Kolaborasi dengan masyarakat akan terus didorong sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi pelanggaran serta menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.